ADA TUHAN DI BALIK SEMUA PERSOALAN

Matius 11: 28-30

Oleh :

Pdt. Edy Suyanto

 

Tuhan Yeshua mengingatkan kepada para murid-murid-Nya, juga kepada kita bahwa tidak selalu perjalanan hidup serta pelayanan kita selalu lancar. Terkadang ada batu kerikil yang menghalangi. Suatu saat kita semua akan menghadapi beban persoalan tanpa perlu mengundangnya, bahkan selesai satu persoalan terkadang akan muncul beban yang lain. Saat situasi yang seperti itu; kita tidak boleh putus asa, apalagi lari dari persoalan. Sebab, Tuhan Yeshua selalu menyertai kita. Karena itu, kita harus memiliki sikap yang benar saat menghadapi persoalan.

Lari dari Persoalan

Persoalan memang datang tanpa kita undang. Karena itu, kita harus memiliki sikap yang benar saat menghadapinya. Jika orang dunia yang menghadapi persoalan, maka ada kecenderungan untuk lari dari persoalan. Terkadang kita diperhadapkan pada situasi yang memungkinkan untuk menghindari atau lari dari persoalan, tetapi kita harus ingat bahwa sikap lari dari persoalan tidak akan membuat kita menjadi pribadi yang maju. Sebab, persoalan sebenarnya akan memunculkan kualitas hidup kita.

Orang yang lari dan menghindari persoalan adalah orang-orang yang memiliki spirit/roh yang kalah dan tidak mau belajar dari persoalan. Sedangkan, Tuhan memberikan roh kepada kita, sebagai seorang pemenang.

Karena itu, jangan lari dari persoalan. Hadapi bersama dengan Tuhan. Sebab, orang yang sudah meninggal yang tidak memiliki masalah. Jadi, adalah hal yang biasa bila kita menghadapi masalah.

Menghadapi Persoalan

Orang yang berani menghadapi masalah, artinya orang yang siap kehidupannya diangkat ke level lebih tinggi dari sebelumnya. Kita tidak perlu lari dari masalah, sebab dalam hidup kita ada DNA Tuhan Yeshua yang merupakan Tuhan pencipta bumi. Inilah yang memungkinkan kita menjadi seorang pemenang. Bangsa Israel berani menghadapi masalah selama 40 tahun di padang gurun dan penyertaan Tuhan terbukti dialami oleh mereka. Pakaian, makanan, dan apa yang mereka butuhkan, disediakan oleh Tuhan. Hal ini mengajarkan kepada kita bahwa Tuhan Yeshua ada di balik semua persoalan apa pun yang sedang kita hadapi.

Orang-orang yang berani menghadapi persoalan akan mendapat penilaian tersendiri dari Tuhan. Dan, seperti seseorang yang lulus ujian, selalu memeroleh penghargaan. Begitu pula Tuhan akan memberikan penilaian dan penghargaan kepada kita. Fakta dalam kehidupan nyata mengatakan bahwa batu mulia atau emas itu diperoleh dari dalam tanah. Juga, dengan persoalan yang sedang kita hadapi itu akan memunculkan hal-hal yang mulia dari dalam diri kita.

Semakin besar masalah, semakin bersar pula berkat yang akan kita terima. Namun, berkat itu bukan hanya sebatas materi, melainkan juga hal rohani. Yakni, kita akan melihat dan mengalami Tuhan di tengah persoalan.

Menghargai Persoalan

Kita perlu menghargai persoalan yang sedang kita alami, sebab melalui persoalan Tuhan sedang memurnikan kehidupan kita. Mengapa ini terjadi? Sebab, kita semua belum mencapai kesempurnaan. Karena itu, Tuhan sedang membawa kita pada kesempurnaan melalui teknanan.

Janganlah kita takut pada persoalan, tetapi hargailah. Sebab, Tuhan Yeshua memiliki kasih karunia yang lebih besar dari persoalan dan pasti ada jalan keluar.

KESIMPULAN

Saat menghadapi persoalan, ingatlah jangan pernah mencari manusia. Sebab, manusia itu terbatas dan  hanya Tuhan yang bisa memberikan kelegaan. Datanglah kepada Tuhan dan alami perjumpaan pribadi dengan Tuhan. Ini akan menjadi titik balik kehidupan kita dan tinggal menunggu waktu untuk menjadi pribadi yang lebih kuat serta menang atas semua persoalan. Sebab, Tuhan ada di setiap apa pun persoalan kita.

Posted on October 19, 2017 in Sermon

Share the Story

Back to Top