Mezbah Doa

Ps. Johnson

Mezbah doa adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Salah satunya adalah negara Uganda yang mengalami terobosan karena ada hamba-hamba Tuhan memilih untuk membangun mezbah doa di tengah tekanan dan kejahatan yang merajalela. Dan, Tuhan memimpin para hamba Tuhan ini untuk membangun mezbah doa ke mana pun Tuhan perintahkan. Uganda pun mengalami penurunan tingkat kejahatan dan kekerasan. Orang-orang di sana mulai bertobat dan mencari Tuhan. Namun, apa yang terjadi sekarang? Banyak orang Kristen tidak membangun mezbah doa, baik pribadi, keluarga, maupun untuk negara. Membangun mezbah bukan tentang bangunan fisik, melainkan tentang membangun hubungan dengan Tuhan. Dan, inilah yang akan membawa perubahan bagi negeri kita.

Pentingnya mezbah doa (Keluaran 20:24)

Tuhan berfirman kepada bangsa Israel bahwa di mana pun mereka membangun mezbah dan membawa persembahan. Lalu, memanggil nama Tuhan. Tuhan akan datang dan memberkati. Ini adalah janji Tuhan. Tuhan menginginkan kita membangun mezbah doa. Banyak nabi-nabi Tuhan yang juga membangun mezbah bagi Tuhan. Contohnya, Abraham (Kejadian 12:8). Tuhan memanggil Abraham untuk pergi ke suatu tempat, yaitu Kanaan. Dan, saat Abraham memasuki Kanaan, Tuhan menampakkan diri padanya dan memerintahkan untuk membangun mezbah di Mamre (Kejadian 13:17-18). Mengapa Abraham membangun mezbah di tempat-tempat tertentu? Karena, Abraham tahu bahwa hanya dengan membangun mezbah, dia bisa membawa Tuhan masuk ke tanah Kanaan. Sebelum, Abraham datang ke Kanaan, di situ banyak didiami oleh orang-orang yang menyembah berhala. Saat Abraham memasuki negeri itu, dia sadar bahwa mezbah Tuhan harus dibangun. Sebab, Abraham tahu dia tidak bisa dengan kekuatannya sendiri dan hanya melalui mezbah, Tuhan dapat intervensi negeri itu. Karena itu, jika kita juga ingin mewarisi negeri ini, maka kita perlu membangun mezbah doa.

Mezbah doa adalah tempat kita berkomunikasi dengan Tuhan di dalam roh. Mezbah doa adalah tempat bagi manusia untuk mendedikasikan hidupnya kepada Tuhan. Mezbah doa adalah tempat bagi orang untuk memberikan korban kepada Tuhan. Namun, banyak orang yang membangun mezbah dan memanggil roh-roh jahat untuk menguasai alam roh.

Tuhan memberikan bumi kepada kita. Ketika, Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, Tuhan juga memberikan otoritas untuk berkuasa atas bumi. Namun, karena ketidaktaatan, mereka kehilangan otoritas itu. Sehingga, Tuhan menyesal sudah menciptakan manusia dan memutuskan menghancurkan bumi. Namun, ada satu orang yang mendapat perkenanan Tuhan, yaitu Nuh. Dan, Tuhan memerintahkan Nuh untuk membangun bahtera yang besar sehingga Nuh bisa selamat dari banjir besar yang memusnahkan seluruh bumi. Setelah banjir selesai, Nuh melangkahkan kakinya ke bumi yang baru dan membangun mezbah untuk memberikan korban bakaran (Kejadian 8: 18-20). Nuh menyadari bahwa hanya dengan membangun mezbah, Tuhan dapat memerintah bumi. Setelah itu, Tuhan memberkati Nuh dan memberikan otoritas untuk memerintah dan berkuasa atas bumi lagi. Karena itu, bila kita membangun mezbah doa, Tuhan akan memberikan juga otoritas itu.

Perlunya membangun mezbah doa

Perhatikan apa yang terjadi hari-hari ini, bisakah kita berkuasa atas keluarga kita? Bisakah istri tunduk pada suami? Bisakah anak-anak tunduk pada orangtua? Mereka mungkin datang ke gereja dan berdoa, tetapi hidup mereka tidak berubah. Kita harus menyadari bahwa ada kuasa yang mengendalikan anak-anak kita dan kuasa itu harus kita batalkan. Caranya dengan membangun mezbah doa. Karena itu, anak-anak muda harus mendedikasikan hidup mereka untuk membangun mezbah doa. Sebab, dengan membangun mezbah doa kita akan membatalkan perjanjian dengan si jahat. Membangun mezbah doa adalah tempat kita untuk mendapatkan kekuatan bagi jiwa kita. Membangun mezbah doa adalah tempat kita untuk membuat perjanjian dengan Tuhan. Karena, Tuhan kita adalah Tuhan perjanjian. Bila kita melihat ada banyak hal jahat yang terjadi, itu karena Tuhan memberikan orang-orang yang tidak mau bertobat dan mengeraskan hati, kepada segala roh-roh kenajisan (Roma 1:18-32). Padahal, Tuhan selalu ingin menolong dan menyelamatkan kita. Contohnya, Tuhan mengutus banyak nabi-nabi-Nya untuk bangsa Israel, tetapi bangsa ini mengeraskan hatinya. Dan, Tuhan memberikan mereka kepada Assyria dan Babilonia.

Karena itu, perhatikan surat yang ditulis oleh Paulus kepada jemaat di Roma ini. Orang-orang di Roma menekan kebenaran, tidak menyatakan kemuliaan Tuhan, dan mengubah gambaran kemuliaan Tuhan pada binatang. Dan, Tuhan menyerahkan mereka kepada kuasa kenajisan, sehingga segala hal kedagingan dan kejahatan mulai mengambil alih hidup mereka (ay.26-28). Hari-hari ini hal seperti itu juga masuk ke dalam gereja. Banyak orang Kristen yang justru menekan kebenaran dan tidak menyatakan kemuliaan Tuhan. Apakah hidup kita sudah menyatakan kemuliaan Tuhan? Seperti Musa saat berpuasa 40 hari dan naik ke gunung, bangsa Israel tidak sanggup melihat Musa karena kemuliaan Tuhan menyelubungi wajahnya saat dia turun. Kemuliaan Tuhan yang memancar dari wajah Musa memberi dampak kegentaran pada bangsa Israel. Lalu, di manakah kemuliaan Tuhan hari-hari ini? Banyak orang Kristen menghabiskan waktunya di tempat-tempat yang banyak kuasa jahat.

Waspadai perjanjian dengan si jahat

Tanpa kita sadari, mungkin kita sedang melakukan perjanjian dengan si jahat. Coba lihat apa yang dilakukan oleh anak-anak kita saat mereka menggunakan media sosial. Karena, tanpa kita sadari saat kita menekan “like” atau “download,” kita sedang mengikat perjanjian dengan iblis. Karena itu, kita perlu membangun mezbah doa untuk membatalkan semua perjanjian jahat. Sebab, membangun mezbah doa adalah tempat untuk kita membuat perjanjian atau sumpah dengan Tuhan.

Persiapan membangun mezbah doa

Pertama-tama kita perlu memberikan tempat khusus di dalam rumah kita untuk menjadi mezbah doa kita (kamar, ruang tengah, dapur). Sebab, orang-orang dunia juga melakukan hal yang sama. Mereka menghususkan tempat-tempat tertentu (gunung, gua) untuk roh-roh jahat. Selanjutnya, kita memberikan waktu untuk Tuhan. Bisa kapan saja, tetapi waktu yang terbaik adalah awal pagi. Sebab, Tuhan berjanji bahwa saat kita mencari Tuhan di pagi-pagi benar, Tuhan mendekat pada kita. Orang-orang di dunia juga melakukan hal yang sama dan mendedikasikan negeri kita kepada ilah-ilah mereka, sedangkan orang Kristen lebih memilih untuk tetap tidur. Karena itu, bangunlah mezbah untuk Tuhan di tempat khusus dan waktu yang terbaik. Dan, Tuhan akan hadir sesuai perjanjian-Nya (Keluaran 20:24). Banyak orang Kristen menganggap enteng tentang doa dan berkompromi dengan dosa. Tahukah kita makna nama Isebel? Salah satunya bermakna, adalah it’s okay (kompromi). Karena itu, kita perlu berhati hati terhadap roh Isebel. Sebab, Tuhan tidak pernah berkompromi dengan dosa. Jika kita melanggar ketentuan Tuhan, maka mematahkan perjanjian dengan Tuhan dan memberikan hak keopada roh jahat.

Cara membangun mezbah doa

  1. Words (firman Tuhan): bacalah firman Tuhan dengan suara yang keras (Nehemia 9:1-3). Mengapa kita perlu membaca dengan keras? Karena, setiap kata dalam firman Tuhan adalah Tuhan itu sendiri (Yoh 1:1). Bila kita membaca kitab Mazmur dan Ayub, kita akan mengerti bahwa saat firman itu diperkatakan, firman menciptakan surga dan alam semesta. Firman yang Tuhan perkatakan adalah di dalam roh dan kebenaran (Yoh.4:24). Saat kita memperkatakan firman, iman kita akan bangkit (Roma 10:17). Pagi-pagi benar datanglah dalam hadirat Tuhan dan bacalah firman dengan keras minimal 5-10 pasal. Itu artinya, kita sudah melepaskan kuasa firman Tuhan yang akan mengendalikan alam roh seisi rumah kita. Dan, kuasa Roh Tuhan akan mematahkan setiap rencana si jahat atas keluarga kita. Tuhan Yeshua memberikan perumpamaan tentang penabur (Matius 15:1-9, bandingkan Wahyu 1:3). Saat kita membaca firman Tuhan dengan keras, itu akan membawa berkat 30 kali lipat. Dan, bila telinga kita mendengar perkataan firman Tuhan yang kita baca dnegan keras, itu akan membawa berkat 60 kali lipat. Namun, saat kita menaati firman Tuhan melalui tindakan, itu akan membawa berkat 100 kali lipat (1 Yoh.1:3).
  2. Wait (menantikan hadirat Tuhan)
  3. Worship (menyembah Tuhan): luangkan waktu untuk memuji dan menyembah Tuhan.
  4. Wrestle (bergumul dengan Tuhan di alam roh): Kita harus berperang di alam roh untuk mematahkan setiap rencana jahat.

KESIMPULAN

Apakah kita sedang mengalami masalah dalam keluarga? Masalah dalam usaha atau pekerjaan? Jangan khawatir! Bacalah firman Tuhan, duduklah dalam hadirat Tuhan untuk menantikan-Nya, dan bangun mezbah doa. Dedikasikan tempat khusus dan waktu terbaik. Dedikasikan anak-anak kita dan batalkan setiap perjanjian jahat atas keluarga kita. Tuhan akan menghargai tindakan iman kita dan memberkati keluarga kita.

Posted on January 16, 2018 in Sermon

Share the Story

Back to Top