TUHAN YESHUA MERAYAKAN HANUKKAH

Yohanes 10 : 22-24

Oleh

Pdt. Dr. Sunaryadi Setiawan, SpOg

 

PENDAHULUAN

Mungkin kita tidak terlalu memperhatikan bahwa ternyata Alkitab mencatat Tuhan Yeshua juga turut serta merayakan Hari Raya Hanukkah. Alkitab mencatat hari raya itu sebagai Hari Pentahbisan Bait Elohim atau mendedikasikan kembali Bait Elohim di Yerusalem. Memang perayaan ini tidak tertulis di dalam Tanakh tetapi sebenarnya sudah dinubuatkan oleh Daniel dan mulai dirayakan pada tahun 164 BC.

 

Perayaan Hanukkah dirayakan selama 8 hari mulai tanggal 25 Kislev ( 27 Nov – 27 Desember ) atau 75 hari setelah perayaan Yom Kipur. Perayaan ini dilakukan untuk mengingat proses penyucian dan re-dedikasi Bait Suci. Perayaan ini dilakukan sesaat setelah umat Yahudi menang perang melawan Yunani- Syria pada tahun 165 BC. Kita perlu mengenal Hanukkah karena ada banyak pelajaran berharga bagi umat Tuhan pada saat ini.

Latar Belakang Sejarah

Ada tiga bagian besar sejarah pemerintahan di Israel yakni : pertama, Isreael diperintah oleh Bapa YHWH selama 450 tahun  ini tercatat dalam kitab Yosua, Hakim-Hakim dan Rut. Kedua adalah masa Israel diperintah oleh raja pilihan mereka sendiri selama 500 tahun ( Kitab 1 Samuel – 2 Samuel ). Bagian ketiga adalah masa Israel dipimpin oleh raja asing yakni selama 250 tahun ( Ezra – Ester ) dan selama 2500 tahun sampai merdeka pada tahun 1948 diperintah oleh Babel, Medio Persia, Yunani dan Romawi.

Pada tahun 336 BC Raja Darius III memerintah di Kerajaan Medio Persia dan yang menjadi Raja Kerajaan Yunani adalah Alexander anak Raja Philip II. Alexander mulai memerintah pada usia 20 tahun dan memiliki kekayaan yang jauh dibawah kekayaan raja Medio Persia namun dia memiliki kelebihan dalam hal berperang.

Pada tahun 332 Alexander berhasil mengalahkan Raja Darius III dan kemudian pada usia 30 tahun dia sudah menguasai Eropa, Mesir dan perbatasan India di Asia.  Pada tahun 323 BC Alexander Agung mati dalam usia 33 tahun dan digantikan oleh 4 orang jendralnya yakni : Seleucus yang menguasai Syria dan Asia kecil timur, Ptolemy meguasai Mesir, Lysimachus menguasai Thrace dan Asia kecil barat, sedangkan Cassander menguasai Makedonia dan Yunani.

Pada tahun 175 BC Antiochus menjadi raja Syria, dia seorang yang tiran yang kejam, ganas, biadab dan liar. Raja Antiochus menyebut dirinya Antiochus Theos Epipanes yang artinya Tuhan yang tak terlihat. Sebaliknya para lawan-lawannya menyebut dia dengan sebutan Epimanes yakni orang gila.

Awal Kekacauan Bait Suci

Pada waktu memerintah di Syria Aniochus IV mempunyai ambisi Helenized atau memaksa semua negara jajahannya memiliki satu bahasa, satu budaya dan satu agama yakni Helenisme dengan Dewa Zeus sebagai dewa tertinggi. Pada masa itu penduduk Yudea terpecah menjadi dua golongan yakni mendukung Helenisme dan kelompok yang setia pada Tuhan ( pro Torah ).  Kelompok pro Torah salah satu tokohnya adalah Imam Besar Onias III yang dengan jelas dan tegas menola Helenisme. Tetapi saudaranya yang bernama Yoshua ( Jason ) adalah tokoh pro Helenisme dan dia menyuap Antiochus supaya menjadi Imam Besar setelah Onias III terbunuh. Sejak itulah awal kekacauan  dalam kepemimpinan Bait Suci karena masukknya unsur asing. Tiga tahun kemudian Menelaus yang bukan dari keturunan Lewi memberikan uang suap yang lebih besar dan dia menjadi Imam Besar.

Raja Antiochus IV pada tahun 168 BC berhasil mengalahkan Mesir tetapi saat akan menduduki Alexandria dia diancam oleh Kasiar Romawi sehingga akhirnya dia mundur dan kembali ke negerinya dengan malu. Dalam perjalanan pulan dia melewati Yerusalem dan melampiaskan kemarahannya dengan membunuh orang-orang Yahudi, membakar rumah dan menghancurkan tembok kota Yerusalem.

Kemudian Atiochus IV mendirikan patung Dewa Zeus di pelataran Bait Suci dan sebelumnya dia telah menghancurkan gerbang serambi Bait Suci dan merampas perabotan emas. Setiap tanggal 25 Desember diperingati sebagai hari lahirnya Dewa Zeus dan dia memerintahkan untuk mempersembahkan Babi dan mencurahkan darahnya di Ruang Kudus dan Ruang Maha Kudus kemudian membasahi kitab Torah dengan darah Babi kemudian di robek dan dibakar. Antiochus IV mengubah Bait Suci menjadi Kuil Dewa Zeus dan hanya Babi yang boleh dipersembahkan sebagai korban. Untuk mengawasi aktivitas di Kuil Zeus dia mendirikan benteng Akra di dekat Bait Suci.

Raja Antiochus IV memberikan peraturan kepada seluruh bangsa Yahudi bahwa mereka harus menyembah Zeus dan bangsa Yahudi dilarang mempraktekkan Torah seperti Sabbath, sunat, aturan makanan dan memiliki kitab Torah juga dilarang. Bagi mereka yang melanggar aturan ini seluruh keluarganya akan dibantai. Dengan kata lain hanya ada dua pilihan bagi bangsa Yahudi yakni menganut Helenisme atau Mati. Kelompok orang Yahudi yang setia pada Torah melarikan diri ke gunung dan bersembunyi di gua namun pada akhirnya mereka tetap di kejar dan menerima perlakuan kejam.

Beberapa tokoh yang menerima perlakukan kejam karena menolak makan Babi adalah Eleazar yang berusia 90 tahun dan mati karena dianiaya dengan kejam. Ada pula seorang wanita bernama Hannah yang menyaksikan ke tujuh anaknya di bakar dalam penggorengan dan karena dia tetap menolak makan Babi maka dia pun juga mati dengan cara di masukkan penggorengan.

Awal Pemberontakan Dan Perayaan Hanukkah

            Di kota Modin yang berada sekitar 25 KM barat laut Yerusalem, para tentara Antiochus mendirikan altar Zeus dan mengumpulkan orang-orang Yahudi. Mereka memaksa Imam Mattathias untuk mempersembahkan  Babi kepada Zeus tetapi dia menolak keras dan saat itulah awal dari pemberontakan terhadap Yunani-Syria..Setahun kemudian Mattahias digantikan oleh anaknya yang bernama Yehuda Maccabee dari kata Makkevet yang artinya Palu.

Setelah berjuang selama 3 tahun akhirnya Emaus dan Bethoron berhasil direbut dari Yunani-Syria dan ini membuka jalan untuk merebut Yerusalem. Pada akhirnya merka bisa menguasai bait Suci dan kemudian menyucikan Bait Suci selama 7 hari dan pada hari ke 8 dilakukan re-dedikasi Bait Suci pada tanggal 25 Kislev 165 BC. Pada saat itu juga terjadi mujizat minyak yang seharusnya hanya cukup untuk menyalakan Manorah selama satu hari ternyata cukup untuk delapan hari.

Pada tahun 164 BC Raja Antiochus IV mati ada yang menuliskan bunuh diri, karena sakit dan jatuh dari kereta kuda.

Tradisi Hanukkah Yahudi Modern

Orang-orang Yahudi merayakan Hanukkah selama delapan hari dan setiap hari menyalakan hanukkiah. Selain itu juga ada tradisi menyalakan obor di Modin dan membawanya ke Yerusalem. Perayaan Hanukkah adalah waktu untuk mereka berbagi kado dan juga ada permainan Dredel ( seperti Gasing ) yang memiliki 4 muka yakni Nes, Gadol, Hayah dan Sham.Pada peryaan Hanukkah orang-orang Yahudi juga makan goreng-gorengan dan menyanyikan Maoz Tzur ( Mighty Rock ) yang terdapat dalam Yesaya 26 : 4.

Mengapa diarayakan selama 8 hari? Karena pola pengudusan yang tercatat di Alkitab adalah delapan hari, selain itu Alkitab juga mencatat bayi di sunat pada hari ke delapan  ( Imamat 12: 3 ). Juga karena Alkitab mengajarkan tentang Mezbah Tuhan  (Kel 29 : 27), dan Bait Suci disucikan selama Hari Raya Roti Tidak Beragi ( Ezra 6: 16-22 ).

KESIMPULAN

Perlu keberanian dari Roh Kudus untuk mempertahankan iman bahkan harus dibayar dengan taruhan nyawa. Tetapi ingatlah Tuhan selalu setia membela umatNya. Hanukkah juga mempersiapkan kedatangan Tuhan Yeshua ke dua kali dengan cara menyucikan dan menguduskan tubuh kita yang adalah Bait Suci di dedikasikan kembali untuk Tuhan.

Posted on January 16, 2018 in Sermon

Share the Story

Back to Top